REKOMENDASI

Ada yang menagih Janji Anies Baswesdan

You Are Here: Home» PENDIDIKAN » Mahasiswa Unsuri Segel Kantor Rektorat dan Yayasan

SIDOARJO (BM) - Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPK) Universitas Sunan Giri (Unsuri) Sidoarjo berunjuk rasa di depan kantor rektorat, Kamis (12/5). Mereka mempertanyakan realisasi sumbangan dari alumni dan menolak kebijakan yayasan yang dinilai memberatkan.

 
Dalam aksinya, para pengunjuk rasa yang juga menyebut Ketua Yayasan Unsuri (Drs H Musyafa’ Rauf, MSi) sebagai pemimpin otoriter itu sempat pula menyegel kantor yayasan dan rektorat sebagai ungkapan kekesalan. "Kami protes dengan beberapa kebijakan ketua yayasan," ujar Muhtadi selaku kordinator lapangan (korlap) aksi.
 
Lebih lanjut diungkapkan Muhtadi, aksi unjuk rasa itu merupakan ungkapan protes terhadap beberapa kebijakan yayasan. Selain itu, juga dipicu ketidakjelasan realisasi anggaran sumbangan alumni untuk perpustakaan sebesar Rp 200.000 ribu setiap orangnya. 
 
“Kalau dikalikan 633 wisudawan-wisudawati strata totalnya Rp 126.600.000,” katanya.
Disebutkan Muhtadi pula dalam orasinya, selama ini tidak ada realisasi anggaran yang jelas terhadap sumbangan alumni untuk pembangunan perpustakaan.  
 
Penyegelan dilakukan lantaran para mahasiswa yang berunjukrasa kecewa karena tak kunjung mendapat perhatian dari pihak yayasan. 
 
"Kami kecewa. Padahal, kami sudah mengirim surat pemberitahuan. Makanya, kami sepakat untuk menyegel kantor ini sampai batas waktu belum ditentukan," ujar Bhakri Irawan saat memimpin penyegelan.
 
Aksi penyegelan dilakukan para mahasiswa yang sebagianmengenakan almamater itu dengan menutup pintu kedua kantor lalu memasang beberapa potongan kayu dan bambu. Selain itu, juga menempel sejumlah poster kertas yang di antaranya bertuliskan ‘Kantor Disegel’, ‘Toko Tutup’, dan ‘Unsuri Bukan Lahan Bisnis.’
 
Selama berlangsung penyegelan, beberapa mahasiswa yang berunjuk rasa juga orasi bergantian mengungkapkan kekesalan dan tuntutannya. Sebagian lagi meneriakkan bermacam yel tuntutan mereka. (adi/udi)
Jumat, 13 Mei 2016
Tags: PENDIDIKAN

0 komentar

Leave a Reply